TV Series: Master Of None (2015)

Dev, a struggling actor in New York and a struggling entity in his own personal life.

Aziz Ansari yang tahun ini baru aja merilis buku pertamanya yang berjudul Modern Romance, sekarang bekerja sama dengan Netflix membuat serial tv yang temanya berputar di lingkup kehidupan modern dan percintaan.

Master Of None bagaikan kumpulan 10 mini indie rom-com movies dimana setiap akhir episode bikin gue mau keluar malem-malem, jalan ke monas, duduk ditengah jalannya terus ngeliatin langit. A.k.a bikin soppy banget.

Udah penulisannya bagus, topik-topiknya nyinggung racism dan feminism, castnya diverse banget, soundtracknya enak-enak lagi. Kalo gak yakin soundtracknya enak, gue kasih spoiler nih: Father John Misty muncul di salah satu episodenya. Seriusan. Gak bohong. Demi tuhan. Gue teriak.

Cinta mati sama serial ini pokoknya. Semoga dilanjutin ke season 2!

Series Rate: 10/10,

Advertisements

Welcome To Night Vale (Podcast)

Welcome To Night Vale, sebuah serial podcast yang dibuat dan ditulis oleh Jeffrey Cranor dan Joseph Fink dan dinarasikan oleh Cecil Baldwin.

WTNV pertama muncul di radar gue ketika gue masih aktif di Tumblr. Setiap post wtnv yang gue liat gak masuk akal dan sangat sangat aneh. Tapi justru memang itu daya tariknya.

Dengan gaya siaran radio, kita tiba-tiba berada di sebuah kota bernama Night Vale dengan penyiar radio bernama Cecil Palmer. Cecil akan memberi kabar dan berita Night Vale dengan suaranya yang indah. Tapi, Night Vale bukanlah kota biasa. Forbidden Dog Park, Angels aren’t real, People kill guns, Secret Police, Five-headed dragon running for a mayor, the Faceless Old Woman Who Secretly Lives In Your Home? Itu baru beberapa keanehan yang ada di Night Vale. Dan cerita-cerita, kabar, berita, dan suara indah Cecil akan membuat kalian jatuh cinta dengan kota ¬†ini.

Bukan cuman suara Cecil yang akan kita dengar, ada juga Carlos –scientist yang baru saja datang ke Night Vale di episode pertama dan telah membuat Cecil jatuh cinta kepadanya–, Intern Dana –kebanyakan intern di Night Vale Radio Station berakhir mati, tapi apakah Dana juga sama nasibnya?–, Faceless Old Woman, Hiram McDaniels –naga berkepala lima dengan suara dan kepribadian masing-masing!–, Tamika Flynn –dedek kecil anarkis yang menjadi ketua kelompok dedek-dedek kecil anarkis lainnya–, dll.

Semua karakter di Night Vale mempunyai kepribadian yang sangat original dan mereka semua sangat lovable, bahkan yang jahat sekalipun, karena karakter dan voice actornya. Semua aktor yang ada disini bakalan bikin lo ketawa, teriak, senyum, nangis, dan squee-ing. Rasanya kayak dengerin temen lo curhat aja gitu.

The lovable thing about podcast is, lo bisa denger itu sambil jalan, tiduran, jogging, sepedaan, dll. Lo gak harus ngeliatin layar kayak kalo nonton, tapi lo tetep dapet perasaan emosional yang dipancarkan dari ceritanya.

Sejauh ini gue belum banyak denger podcast yang sci-fi/adventure/drama gini, baru ini sama Thrilling Adventure Hour, tapi menurut gue, Welcome To Night Vale kualitasnya selalu bagus setiap episode, bahkan bisa dibilang makin lama makin bagus.

Ohiya, disetiap episode, ada satu kewajiban yaitu setiap ada yang ngomong “the weather” satu lagu pasti akan mulai diputar. Dan itu kayak oke banget idenya karena kalo di radio di kota beneran pasti ngasih tau perkiraan cuaca bakal hujan atau apa gitu kan, sedangkan di Night Vale, perkiraan cuacanya itu sebuah lagu! Lagu-lagu yang dipakai untuk Weather semuanya lagu yang dirilis artis-artis independent and some of it is really good. So, another reason to listen to this podcast, song recommendation.

Akhir tahun ini, buku (IYA!! BUKU!!) Welcome To Night Vale akan dirilis setelah Joseph Fink mengumumkan penulisan buku itu tahun lalu. Gak sabar.

As a side note, if you are a fujoshi, you’ll love this show. BECAUSE CECILOS IS LOVE CECILOS IS LIFE.

Better Call Saul!

image

Suka Breaking Bad? Sedih semua kegilaan itu sudah berakhir? Dont be! Karena Vince Gilligan (BrBa creator) membuat spin-off dari Breaking Bad tentang si pengacara eksentrik, Saul Goodman!

Tegang, lucu, dark comedy, close up of things, rasanya kayak Breaking Bad kembali lagi. *tebar bunga*

Dengan pemeran utama Bob Odenkirk sebagai Saul Goodman, serial ini ngasih liat cerita kehidupan Saul (or Jimmy, as we’ve learned from this that that’s his real name) sebelum kronologi Breaking Bad. Serial ini juga menceritakan latar belakang kehidupan kakek terbaik di dunia Mike Ehrmantraut, and you will actually see him get emotional in this series!!!

Di episode kedua juga ada Tuco, Gonzo, dan No-Doze! Episode kedua buat gue episode paling tegang because holy shit, Raymond Cruz (Tuco) knows how to act brilliantly. Gue takut sama Tuco beneran anjir haha.

Disini juga ada karakter baru yaitu tangan kanannya Tuco, mz Varga gantenk diperankan oleh Michael Mando. Kalo Tuco itu psikopat bego, Varga itu psikopat super pinternya. Jadi ya. Lebih bahaya ya…. . Tapi ganteng kok jadi gapapa lah.

Masih belum tergoda untuk nonton serial ini? Coba tonton clip yang satu ini deh, pasti langsung super duper tertarik.

Series: Breaking Bad

Serial TV buatan setan.

Gak nyangka. Itu satu-satunya perasaan gue setelah selesai nonton semua 5 Season serial tv satu ini. Berawal dari melihat gifs dan reference nya di Tumblr, gue akhirnya menyerah dan download kelima season serial setan ini. But i didn’t know it would be this taik amazing!

Berawal ketika¬†Walter White (Bryan Cranston), guru kimia SMA dan part-time car wash cashier, di diagnosis mengidap penyakit kanker tenggorokan (and he ain’t even smoking), Mr. White lalu mulai melakukan hal-hal yang drastis. Mulai dari mengundurkan diri dari pekerjaannya di car wash, dan membuat narkoba, lebih tepatnya, methamphetamine.

Manusia-Manusia jahanam.

Dengan jalur cerita yang complicated tapi masih bisa dimengerti dengan gampang, Breaking Bad is a must see TV Series.

Things to look forward to: Yo!, Bitch!, Fuck you and your eyebrows, pink teddy bear, pizza on the roof, bad-ass characters, major character(s) death, Ayam Goreng Sabana, angst, anGST, ANGST ANJRIT.

Series Rate: 10/10

Series: My Mad Fat Diary

Berdasarkan kisah nyata yang dialami Rae Earl dan dituangkan kedalam novelnya, My Fat, Mad Teenage Diary, tv series satu ini berhasil mendapatkan hati dan air mata gue.

Berkisah tentang Rae yang baru keluar dari rumah sakit jiwa karena mencoba untuk bunuh diri, Rae berusaha untuk mendapatkan teman dan survive di kalangan masyarakat.

Dengan isu mental illness, bullying, dan homophobia, My Mad Fat Diary berhasil membuat mata gue bocor.

Memorable things: Tix, To be continued?, 90s music.

It is finished with 2 season, 6 episodes in the first season and 7 episodes in the second.

Series Rate: 10/10