Avengers: Age Of Ultron (2015)

image

Ultron, sebuah robot Artificial Intelligent, dibuat oleh Stark dan Banner, yang berubah menjadi jahat dan berbalik melawan The Avengers. Memperkenalkan beberapa karakter baru seperti Pietro Maximoff (Quicksilver), Wanda Maximoff (Scarlet Witch), dan The Vision.
Action, Humor, and a pinch of Drama makes Avengers: Age Of Ultron the biggest blockbuster movie this summer and probably this year.

Kalo nonton ini sebagai seorang fans Marvel Cinematic Universe, rasanya keluar bioskop dengan puas dan sepanjang film bakal enjoy aja. Ada 360° scene dimana The Avengers bertarung dalam lingkaran gitu dan itu sangat sangat keren walaupun semuanya derp face. Hawkeye juga akhirnya mendapat screentime yang lebih walaupun mungkin banyak fans yang gak terima arah plot Hawkeye. Ada banyak fight scene dimana dua Avengers membantu satu sama lain which creates an epic combo attack. And that one scene that reminds me of Barbie: Fairy Movie.

Seperti yang gue bilang, fans MCU cuman bakal ngerasa puas. Kenapa? Pertama, inside-plot karakternya kayak tiba-tiba dijejelin ke muka penonton like “Nih Hawkeye, nih Black Widow. Nih makan nih Natasha sama Banner. Udah ya terima aja. Bye“. Kedua, gak ada after roll-credit scene. Iya. This is not a drill. Gak ada scene kayak Shawarma scene di Avengers 1. Karena kata Joss Whedon tersayang, “I don’t think there is anything that could top the Shawarma scene”. Pak. PAK. BAPAK. Tolong ya, ini pekerjaan bapak, think of something lah. Enak banget lo gabut.

Buat yang pemerhati film juga pasti bakal gak srek sama film ini. Gue cuman nemuin dua hal yang slebor banget sih secara teknis. Satu, green screen scene dimana itu ketauan banget green screennya (hint: Mobil, Cap, Thor) gue khawatir tiba-tiba di pojok atas bakal keluar lambang In**siar. Dua, warnanya The Vision itu apa? Merah? Atau Ungu? (Gak. Ini gak bakal jadi the next Blue and Black or White and Gold Dress) Kalau belum nonton filmnya dan udah liat promotional poster atau promotional artworknya The Vision, kalian pasti langsung jawab Ungu. Ya, liat aja pas nonton filmnya pasti bakalan “Lah? Kok merah?”. Di salah satu interview juga Paul Bettany, pemeran Vision, bilang kalo dia warnanya ungu. Ini Color Gradingnya yang gak bener atau Marvel yang labil gue gak tau, intinya sih ya slebor.

Ohiya, Agents Of S.H.I.E.L.D season 2 episode 18 itu semacam prequel film ini. Kalo tertarik kenapa awalan Age Of Ultron udah langsung gitu, coba tonton satu episode itu aja. Gak terlalu penting sih. Dan hubungannya juga cuman yaudah gitu doang.

Buat gue, Avengers: Age Of Ultron itu kayak, pas lo nonton lo bakal squee-ing karena ada cameo Heimdall, Peggy, Falcon, Rhodey, dan ketawa diem-diem ke innuendo-innuendo yang muncul di sepanjang film. Tapi selesai nonton lo bakal bertanya-tanya, “ih kok tadi gitu ya?”.

a/n: Can we talk about how buff Andy Serkis is in this movie?

Movie Rate: 8/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s